Fredy’s

Tiada Guna Ilmu yang Kau Miliki Jika Kau Melupakan Orang yang Membutuhkan Bantuanmu dan Semakin Tiada Guna Ilmu itu Jika Kau Melupakan Sang Penciptamu.

Pendeta17

Kembali

Pendeta Menghujat Muallaf Meralat (17/22)

RUKUN ISLAM KE-4: PUASA RAMADHAN

SYARIAT PUASA DIGALI DARI AJARAN BIBEL

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)

Puasa dalam bulan Ramadhan

Puasa yang dianjurkan dalam Taurat dan Injil juga diterapkan dalam rukun Islam yang keempat. Menurut Surat 2 Al Baqarah ayat 183 setiap orang muslim harus berpuasa dalam bulan Ramadhan selama 29 hari atau 30 hari.

“Hai sekalian orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang yang terdahulu dari kamu supaya kamu bertaqwa.” (Surat 2 Al Baqarah ayat 183).

Dengan demikian rukun Islam yang keempat ini, juga mengandung unsur-unsur Taurat dan Injil. (hal. 43-44).

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)

Antara Al Qur’an, Injil, Zabur dan Taurat memang terdapat persamaan, disamping perbedaan-perbedaan yang jumlahnya tidak sedikit.

Persamaan tersebut terjadi bukan karena Muhammad saw. menjiplak kitab-kitab sebelumnya. Melainkan karena Allah yang pernah mewahyukan Taurat dan Injil, mewahyukan kembali kepada beliau dalam Al Qur’an.

Jadi, dalam hal ini tidak perlu dipersoalkan. Umat Kristen tidak perlu memandang rendah Al Qur’an gara-gara ada persamaan dengan Taurat dan Injil. Sebab umat Islam pun tidak pernah menuduh Yesus sebagai orang yang menjiplak Taurat, meskipun banyak terdapat persamaan antara Taurat dan Injil.

Dalam surat Al Ahzaab 40 dijelaskan bahwa Rasulullah adalah nabi terakhir (khataman nabiyyin) di antara seluruh nabi yang ada terdahulu. Sebagai nabi yang terakhir, beliau telah berhasil menyempurnakan bangunan dienullah yang telah mulai dikerjakan oleh para nabi dan rasul sebelumnya. Sehingga sekarang bangunan agama yang indah dan sempurna itu telah selesai.

Perumpamaan itu diberikan sendiri oleh Rasulullah saw

“Perumpamaan antara aku dan seluruh nabi-nabi lainnya adalah seperti seorang yang mendirikan sebuah bangunan. Dia telah manyempurnakan dan memperindah bangunan-Ku kecuali hanya sebuah batu bata yang belum dipasang di salah satu sudut bangunan itu. Orang-orang mengelilingi dan mengagumi bangunan itu berkomentar: “Alangkah bagusnya kalau batu bata itu diletakkan di tempat yang kosong itu”. Ketahuilah, akulah batu bata itu. Dan akulah penutup para nabi (Muttafaqun ‘alaih).

Sebagai nabi yang terakhir dengan ‘bangunan dinullah’ yang indah dan sempurna, Muhammad diutus oleh Allah untuk seluruh umat manusia sepanjang zaman sampai hari kiamat.

Puasa dalam Al Qur’an dan Bibel

Jika memang ada anjuran puasa menurut Taurat dan Injil, justru kami yang bertanya kepada Himar Amos, mengapa anda tidak menjalankan puasa seperti yang diajarkan oleh Taurat dan Injil itu? Apakah puasa yang dianjurkan tersebut juga dijalankan oleh umat Kristen dewasa ini? Kalau ya, bagaimana caranya, berapa lamakah puasa dan sejak kapan memulainya?

Bapak Himar Amos yang terkasih, coba simak apa kata kitab suci Bapak tentang puasa berikut ini:

Menurut Perjanjian Lama, Nabi Musa berpuasa selama 40 hari 40 malam:

“Dan Musa ada di sana bersama-sama dengan TUHAN empat puluh hari empat puluh malam lamanya, tidak makan roti dan tidak minum air, dan ia menuliskan pada loh itu segala perkataan perjanjian, yakni Kesepuluh Firman” (Keluaran 34:28).

Menurut Perjanjian Baru, Yesus juga berpuasa selama 40 hari 40 malam:

“Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus” (Matius 4:2).

Menurut Injil Lukas, Yesus disunahkan berpuasa setiap minggu dua kali, yaitu setiap hari Senin dan Kamis. Perhatikan ayat di bawah ini: “Aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku” (Lukas 18:12).

Yang menjadi pertanyaan adalah, Kenapa Himar Amos beserta umat Kristen lainnya tidak berpuasa seperti teladan Nabi Musa dan Isa (Yesus) ? Jawaban yang pasti, karena mereka tidak sanggup, sebab kalau Himar Amos melakukannya, tidak makan dan tidak minum selama 40 hari 40 malam, pasti akan mati, bukan ?

Tapi pernahkah Himar Amos dengar kalau ada umat Islam yang mati karena berpuasa selama 30 hari (bukan 30 hari 30 malam)? Tidak ada, bukan ? Nah, inilah yang namanya ajaran puasa yang rasional, disempumakan dalam kitab suci Al Qur’an oleh Allah Swt. kepada Nabi Muhammad saw.

Kenapa Himar Amos dan umat Kristen lainnya tidak berpuasa seminggu dua kali seperti dalam Injil Lukas 18:12? Bukankah justru umat Islam yang memelihara puasa seminggu dua kali tersebut? Dalam Bibel sekarang ini, hari Senin dan kamis sudah dihilangkan yang ada hanya seminggu dua kali. Tapi dalam Ensikiopedi Alkitab, ternyata yang dimaksud dengan puasa seminggu dua kali tersebut, jatuh pada hari Senin dan Kamis.

Nah, karena dalam Bibel sudah dirobah dan dihilangkan, maka Allah wahyukan kembali kepada Muhammad dalam Al Qur’an segala yang benar yang pernah diwahyukan-Nya itu, termasuk puasa pada bulan Ramadhan.

RUKUN ISLAM KE-5: HAJI

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)

5. Melakukan Upacara Ibadah Haji

Upacara Ibadah Haji ini diuraikan di dalam bab tersendiri yaitu Bab III, karena Upacara Ibadah Haji merupakan puncak daripada penyempurnaan pernyataan agama bangsa Arab yang menentukan tingginya derajat seorang dalam kehidupan masyarakat muslim. (hal.44).

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)

Kami pun menjawab secara tuntas dalam Dialog ke-3 dengan judul ‘Hujat dan Ralat tentang Ibadah Haji’. Tekad perjuangan kami sudah bulat. Gayung bersambut, kata berjawab. Pendeta menghujat Islam, muallaf datang meralat dengan kasih dan buku jawaban balik. Selamat membaca.

Sumber: “Pendeta Menghujat Muallaf Maralat”, Insan L.S. Mokoginta (Wenseslaus), FAKTA (Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan), Jakarta, 1999.

Kembali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: